Kader-kader Demokat Terjerat Korupsi

Otonominews via VIVAnews

Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Siti Hartati Murdaya sebagai tersangka. Hartati menambah panjang daftar kader Demokrat yang terjerat kasus korupsi.

Hartati ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat suap pengurusan Hak Guna Usaha perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Hartati melalui perusahaannya, PT Hardaya Inti Plantations dan PT Cipta Cakra Murdaya diduga menyuap Bupati Buol, Amran Batalipu, sebesar Rp3 miliar.

KPK menjerat Hartati dengan Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hukuman maksimalnya lima tahun penjara dengan pidana denda maksimal Rp250 juta.

Sebelum Hartati, sederet kader Demokrat juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Tidak hanya oleh KPK, kader Demokrat juga tersandung kasus yang ditangani Kejaksaan Agung.

Berikut daftar kader Demokrat yang tersandung kasus korupsi:
1. Muhammad Nazaruddin. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat dan mantan anggota Komisi III DPR ini tersandung sejumlah kasus. Dia terbukti terlibat kasus suap wisma atlet. Saat ini, KPK sedang mengusut Nazar dengan kasus korupsi proyek Hambalang, vaksin flu burung, dan proyek di Kemendiknas. Di dalam kasusnya, Nazar menyebut keterlibatan sejumlah petinggi Demokrat.

2. Angelina Sondakh. Anggota Komisi Olahraga DPR nonaktif ini juga tersandung kasus korupsi hampir serupa dengan koleganya, Nazaruddin. KPK menduga Putri Indonesia 2001 itu terlibat korupsi pengaturan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta di Kemendiknas.

3. Amrun Daulay. Mantan anggota DPR ini dinyatakan terbukti korupsi proyek pengadaan mesin jahit dan sapi di Departemen Sosial. Mantan Dirjen Bantuan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Amrun Daulay itu pun divonis 1 tahun 5 bulan penjara.

4. Murman Effendi. Ketua DPD Partai Demokrat Bengkulu yang juga Bupati Seluma non aktif ini terbukti menyuap 27 anggota DPRD Kabupaten Seluma. Murman Effendi pun divonis 2 tahun penjara.

5. As’ad Syam. Mantan anggota Fraksi Partai Demokrat dinyatakan terbukti korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di Muaro Jambi. Dia divonis 4 tahun penjara.

6. Djufri. Mantan anggota Fraksi Demokrat dan mantan Walikota Bukittinggi ini dinyatakan terbukti korupsi pengadaan lahan di Bukittinggi. Dia divonis empat tahun penjara.

7. Sarjan Taher. Mantan anggota Komisi Kehutanan DPR ini terbukti menerima suap terkait proyek pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api di Sumatera Selatan. Sarjan pun divonis 4,5 tahun penjara.

8. Agusrin Najamudin. Gubernur Bengkulu dari Partai Demokrat ini dinyatakan terbukti korupsi Dana Bagi Hasil Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Agusrin pun divonis 4 tahun penjara. Selain sederet nama itu, masih ada sejumlah kader yang terjerat kasus yang ditangani kejaksaan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: