Bursa Asia Makin Tertekan Krisis Eropa

Saham-saham di sejumlah bursa Asia tercatat melemah seiring makin meningkatnya kekhawatiran mengenai kemampuan Spanyol dalam mencegah adanya suntikan modal dari luar negeri.
Pada akhir pekan lalu, bursa saham Eropa dan Amerika Serikat (AS) terperosok setelah pemerintah wilayah Valencia meminta bantuan keuangan dari Pemerintahan Spanyol. Bursa saham Spanyol terperosok 5,8 persen atau terendah dalam perdagangan harian dalam dua tahun terakhir.
Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Spanyol untuk tenor 10 tahun mencetak level tertingginya sebesar 7,32 persen.

“Tak ada berita bagus dari Eropa dan itu membuat kawasan tersebut makin tertekan terutama pada pekan pertama ketika data-data zona Eropa diperoleh,” kata Director of Foreign Exchange Credit Agricole Bank di Tokyo, Jepang, Yuji Saito, seperti dikutip laman Reuters, Senin, 23 Juli 2012.

Pada perdagangan hari ini, indeks saham Asia Pasifik di luar Jepang turun sebesar 0,6 persen. Sementara itu, indeks Nikkei di bursa Jepang turun 1 persen.

“Pasar kemungkinan akan kembali menguji level psikologis support di saat euro telah mencetak level terendahnya sepanjang sejarah,” kata Saito.

Sementara itu, dari Amerika Serikat, bursa saham Negara Paman Sam itu diprediksi menguat dalam sepekan mendatang. Sentimen laporan keuangan perusahaan di bidang teknologi, khususnya Apple, yang bakal melewati perkiraan analis bisa membuat indeks dalam kecenderungan menguat.

Apple memiliki porsi signifikan pada total pendapatan perusahaan yang tergabung dalam Standard & Poor’s 500. Pendapatan emiten yang tergabung dalam indeks S&P 500 itu diyakini bakal naik 5,7 persen pada kuartal kedua ini.

Namun, bila Apple dikeluarkan dari perusahaan yang tergabung dalam S&P, pendapatan hanya diprediksi naik 4,8 persen.

Data Thomson Reuters menilai, kinerja Apple yang akan keluar pada Selasa ini, diharapkan bisa mendorong investor meraih keuntungan sepanjang pekan ini. Selain itu, kabar baik dari Apple bakal sedikit mengurangi kekhawatiran investor dari krisis perekonomian Eropa.

Tanda-tanda baru dari krisis keuangan di Spanyol telah membuat sejumlah indeks saham dunia tertekan. Indeks S&P 500 tercatat melemah 0,4 persen atau terendah sepanjang pekan ini.

“Apple bisa mendorong semua saham emiten teknologi,” kata Daniel Morgan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: