Para Pelajar Gowes Sepeda dari Jember ke KPK

Otonominews via VIVAnews

Sejumlah pelajar asal Jember, Jawa Timur, menempuh ratusan kilometer menuju Jakarta dengan menggowes sepeda. Tujuannya, mereka ingin menyampaikan sumbangan pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jember ini tiba di Gedung KPK, Rabu 18 Juli 2012, sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka yang berjumlah sembilan orang ini kemudian langsung diterima salah satu Pimpinan KPK, Busyro Muqqodas, dan Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.

Setelahnya, mereka kemudian menyerahkan uang berbentuk koin yang dikumpulkan jadi satu dalam satu botol besar air mineral ke Posko Saweran Gedung KPK. Tak lama kemudian anggota Indonesian Corruption Watch (ICW) menghitungnya. Jumlahnya Rp206.800.

Mereka menempuh perjalanan Jember-Jakarta dengan menggunakan enam buah sepeda ontel. Mereka berangkat dari Minggu 8 Juli 2012. “Kami menempuh perjalanan 11 hari,” kata ketua rombongan, Agus.

Wacana gedung baru KPK ini mencuat setelah Komisi III DPR tidak juga memberi persetujuan pencairan anggaran gedung baru KPK. Padahal, pimpinan KPK sudah menyatakan bahwa gedung KPK saat ini sudah tidak layak lagi menampung seluruh pegawai KPK yang berjumlah sekitar 700 orang.

KPK sudah mengajukan anggaran untuk gedung baru sejak 2008. Terakhir, perngajuan kembali disampaikan pada Maret lalu. Alasan pimpinan KPK, gedung yang saat ini ditempati KPK di Jalan HR Rasuna Said berkapasitas hanya 350 orang.

Namun, DPR tak kunjung memberi persetujuan meski Menteri Keuangan sudah memberi lampu hijau.

Ketua Komisi III DPR I Gede Pasek Suardika, mengaku tidak bisa memaksa semua fraksi untuk memuluskan pembangunan gedung baru KPK. Maka, menurut dia, dana pembangunan gedung KPK belum bisa segera dicairkan.

“Soal bintang masih kami bicarakan, karena saya sebagai ketua komisi tidak bisa memaksakan kehendak,” ujar Gede Pasek, 4 Juli lalu.

Pasek mengimbau KPK agar tidak lagi meributkan soal anggaran yang diberi label ‘bintang’. Sebaiknya, kata dia, KPK kembali memasukkan dana pembangunan gedung baru itu pada anggaran 2013.

Penolakan DPR ini menimbulkan kegeraman sekelompok masyarakat dengan membangun posko-posko saweran untuk gedung baru KPK.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: