Jalur Rel Tak Lurus, Kereta Super Cepat Jakarta-Surabaya Mustahil

OtonomiNews via detik.com

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menilai mustahil merealisasikan kereta super cepat Jakarta-Surabaya dengan jalur kereta yang sudah ada saat ini. Jalur rel Jakarta-Surabaya saat ini masih berkelok sehingga tak memenuhi syarat dilewati kereta super cepat.
Hal tersebut seperti diungkapkan Vice President Signaling & Telecommunications PT KAI, Ira Nevasa. Menurutnya walaupun akan dibuat rel ganda,selagi jalur rel masih berkelol tidak mungkin ada kereta api super cepat Jakarta-Surabaya.
“Akan ada kereta api super cepat jika doubel track selesai? Tidak mungkin, karena jalur double track tidak mungkin digunakan untuk kereta api super cepat” ujar Nevasa ketika berbincang dengan detikfinance di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Selasa (3/7/2012).

Dikatakan Nevasa, pasalnya jalur kereta api cepat tidak mungkin menggunakan jalur yang berbelok-belok seperti jalur double track yang sedang dikerjakan saat ini.
“Kereta api super cepat harus menggunakan jalur yang lurus, beloknya pun jalurnya tidak boleh terlalu tajam. Jadi tidak bisa pakai jalur ganda yang dibangun saat ini. Kalau pun mau kereta api super cept harus buat jalur sendiri,” katanya.
Satu-satunya jalan adalah membangun rel baru yang benar-benar lurus, namun membangun rel baru bukan perkara mudah karen soal pembebasan lahan.
“Apalagi harus bangun jalur sendiri, kita yang proyek double track saja setengah mati melakukan pembebasan lahan,” ujarnya.
Selain itu kata Nevasa, jika ingin ada kereta api super cepat, memerlukan biaya yang luar biasa besar, serta teknologi yang sangat moderen dan canggih.
“Karen dua faktor yang sulit diatas, seperti kalau dari KAI mau bangun kereta api super cepat tidak bisa, bukan di kami lah, tapi kalau memang mau ada, itu negara yang bangun seperti di China,” tegasnya.
Saat ini saja kata Nevasa, KAI sedang melakukan perubahan sistem signal dari mekanik menjadi elektronik. “Sistem signal dan telekomunikasi KAI sedang akan diubah dari Mekanik ke elektronik,” tandasnya.
Sebelumnya, investor Jepang dikabarkan mengincar proyek kereta cepat untuk jalur Jakarta-Surabaya, seiring dengan dikerjakannya proyek jalur ganda (double track).
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur menyatakan jika kereta cepat terwujud, maka bukan tidak mungkin, jarak Jakarta-Surabaya bisa ditempuh hanya dalam 4-5 jam.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: