Waduh! 10 Tahun Lagi Pasar Tradisional di Malang Mati

otonominews via mediaindonesia.com

MALANG–MICOM: Dalam waktu 10 tahun ke depan seluruh pasar tradisional di Kota Malang bakal mati akibat tersdesak oleh toko modern atau supermarket.
Berdasarkan penelitian Pusat Pengembangan Otonomi Daerah dan Demokrasi (PP Otoda) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya pada 2011, saat ini pertumbuhan pasar tradisional hanya 7%, sedangkan pasar modern tumbuh 35,4%.
Menurut Direktur Eksekutif PP Otoda Ngesti D Prasetyo mengatakan laporan penelitian tentang pasar tradisional itu juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang sebesar 6,7% disumbang dari pesatnya pasar modern. Di Kota Pendidikan itu kini menjamur supermarket, tercatat ada 91 toko modern terdiri atas 54 Indomaret dan 37 Alfamart.

Jumlah supermarket atau toko modern di kota itu dinilai sudah melebihi jumlah pasar tradisional yang hanya ada 18 dengan jumlah penduduk di bawah satu juta jiwa.
“Diperkirakan para pemain besar ritel modern melakukan praktik monopoli pasar. Akibatnya keberadaan pasar tradisional semakin tergusur,” tegasnya di Malang, Senin (18/6). (BN/OL-01)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: