Tingkat Pemilih di Pemilukada Aceh Tinggi

 

Hal ini terlihat dari besarnya angka tingkat partisipasi pemilih untuk memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk memilih Kepala Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pilkada Aceh yang dilaksanakan pada hari Senin (9/4), juga berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

“Dalam kondisi Pilkada Aceh yang sempat ditunda berkali-kali, ternyata tingkat partisipasi pemilih hampir 80 persen sangat luar biasa. Kondisi ini tidak seperti yang digembar-gemborkan bahwa Pilkada Aceh akan rusuh,” kata Abdul Hafiz Anshary, kepada wartawan, Senin (9/4) dalam kunjungannya ke Aceh untuk melihat langsung pelaksanaan Pilkada.

Pernyataan Hafiz bukan didasarkan atas laporan semata, tapi juga setelah dia dan rombongan melakukan kunjungan langsung ke beberapa TPS di Aceh Besar dan Banda Aceh. “Meskipun hanya beberapa TPS yang kami kunjungi tapi KIP Aceh terus menerus menerima perkembangan Pilkada dari berbagai daerah di Aceh. Di hampir semua daerah Pilkada berlangsung tertib, tidak ada intimidasi. Hal ini tentu akan menjadi contoh yang baik bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Hafiz, selain dirinya, KPU Pusat juga sengaja menurunkan 15 staf dari Jakarta serta mengundang 7 Ketua KPUD dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Maluku Utara, dan Kalimantan Tengah, untuk meninjau jalannya pelaksanaan Pilkada di Aceh.

Ketua KPU Pusat dan anggota KPU Samsul Bahri beserta rombongan, Senin (9/4) sekitar pukul 11.30 WIB melakukan kunjungan ke TPS di wilayah Aceh Besar untuk melihat secara langsung pelaksanaan pemungutan suara Pilkada di TPS. Turut hadir dalam rombongan tersebut komisioner KIP Aceh, seperti Ilham Syahputra dan Nurjani Abdullah.

Rombongan melakukan kunjungan ke TPS Desa Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya disambut komisioner KIP Aceh Besar, Hafidh Hs serta Muspika Mesjid Raya. Desa Neuhun yang memiliki TPS sebanyak 12 buah itu menarik perhatian anggota rombongan.

Hal ini dikarenakan ke-12 TPS tersebut dipusatkan pada satu titik, yaitu komplek Balai Pelatihan Guru (BPG). Suasana semarak dan antusiasme masyarakat yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya mendapat apresiasi dari Ketua KPU dan rombongan.

Luar biasa sekali semaraknya suasana dan animo masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Nah, yang seperti ini patut kita acungi jempol. Kemeriahan suasana juga terlihat pada petugas KPPS yang menggenakan seragam berwarna khas KPU yang bertuliskan KPPS Aceh Besar di belakangnya. Juga KPPS kita yang sangat bersemangat dalam melayani pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.

Pernyataan Hafiz Anshary juga turut diamini Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim dan Kapolda Irjen Pol Iskandar Hasan. Tarmizi Karim juga mengaku menerima laporan dari berbagai pejabat di daerah terkait Pilkada Aceh secara terus menerus setiap jam.

“Laporan dari setiap daerah menyebutkan, antusiasme masyarakat dalam memilih sangat tinggi. Kami juga menerima laporan bahwa logistik Pilkada tiba di tempat tepat waktu,” terangnya.

Sementara Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan menyebutkan sampai Senin sore, dirinya tidak menerima adanya gangguan yang berarti dari berbagai daerah. Satu insiden penyanderaan kotak suara sempat terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kota Lhokseumawe, namun menurutnya, hal itu berhasil diselesaikan setelah pelaku dibujuk. “Pelaku merasa ada yang tidak berhak mengikuti Pilkada tapi disertakan dalam Pilkada. Kotak suara itu hanya berisi 94 suara, dan sekarang sudah dihitung,” jelasnya

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: